Sitemap udah dikirim, statusnya "Berhasil", jumlah URL-nya kebaca semua. Tapi di laporan Halaman, yang terindeks cuma segelintir.
Ini bukan bug, dan bukan salah kirim.
Sitemap itu usulan, bukan perintah
Sitemap cuma ngasih tau Google alamat mana aja yang ada dan kapan terakhir berubah. Dia nggak mewajibkan apa-apa.
Urutannya tiga tahap, dan orang sering nyangka itu satu tahap:
- Ditemukan — Google tau alamatnya ada
- Dirayapi — Googlebot beneran ngambil halamannya
- Diindeks — halamannya dianggap layak masuk hasil pencarian
Sitemap cuma ngebantu tahap pertama. Dua tahap sisanya diputusin Google sendiri, dan di situlah hampir semua halaman nyangkut.
Yang beneran nahan di tahap dua dan tiga
Halaman yatim. Halaman yang cuma ada di sitemap dan nggak ditaut dari halaman mana pun terbaca sebagai halaman yang penerbitnya sendiri nggak nganggep penting. Kalau Anda nggak mau nautin, kenapa Google harus percaya itu layak?
Ini penyebab yang paling sering, dan paling gampang dibenerin: pastiin tiap halaman bisa dicapai lewat klik dari beranda.
Isinya mirip halaman lain. Halaman yang polanya sama dengan cuma ganti angka atau nama kota masuk kategori ini. Google nyimpen satu, sisanya ditandai "Duplikat, Google memilih kanonik berbeda".
Kanoniknya nunjuk ke tempat lain. Cek elemen link rel="canonical" di halaman yang nggak terindeks. Kalau dia nunjuk alamat lain, Anda lagi nyuruh Google ngabaikan halaman itu — dan Google nurut.
Kejegal robots.txt atau noindex. Yang ini jelas, tapi tetap sering kelewat, apalagi kalau situsnya pernah punya masa staging.
Situsnya masih baru. Situs baru dapet jatah rayapan kecil. Halaman ke-80 sampai ke-116 mungkin belum disentuh sama sekali, bukan ditolak. Bedanya keliatan di Search Console: "Ditemukan - saat ini belum diindeks" berarti belum dirayapi; "Dirayapi - saat ini belum diindeks" berarti udah dibaca tapi belum dianggap layak.
Cek sitemapnya sendiri dulu
Sebelum nyalahin Google, pastiin sitemapnya nggak ngasih sinyal campur aduk:
- Semua alamat di dalamnya harus balas 200. Alamat yang redirect atau 404 di sitemap bikin sinyalnya rusak.
- Alamatnya harus persis sama dengan kanoniknya — termasuk http/https, www, dan garis miring di ujung.
lastmodharus jujur. Kalau semua halaman ngaku berubah tiap hari padahal nggak, tanggalnya berhenti dipercaya.
Generator Sitemap XML nyusun sitemap yang formatnya bener sekalian ngingetin hal-hal ini.
Yang beneran mempercepat
Urut dari yang paling ngefek:
- Tautan internal. Tiap halaman baru ditaut dari halaman lain yang udah terindeks.
- Isi yang nggak ada di tempat lain. Angka dari lapangan, kasus yang beneran dialami, tabel yang Anda susun sendiri.
- Minta pengindeksan lewat Inspeksi URL — tapi jatahnya kecil, sekitar tujuh sampai sepuluh alamat sehari. Simpen buat halaman yang paling penting.
- Sabar. Halaman baru di situs baru bisa makan berminggu-minggu.
Yang nggak ngefek: ngirim ulang sitemap berkali-kali dalam sehari, nambahin changefreq dan priority (Google udah lama ngabaikan keduanya), atau nyebar link di direktori.
Kalau tetap nggak terindeks
Buka Inspeksi URL buat satu alamat yang bermasalah, klik "Uji URL langsung", lalu bandingin HTML yang Google liat sama yang Anda liat. Kalau beda jauh — misalnya isinya kosong karena dirender JavaScript — masalahnya bukan di sitemap sama sekali.
Bacaan lanjutan: Website tidak terindeks Google ngebahas empat penyebab teknis yang lebih dasar, dari robots.txt sampai render.