Lompat ke konten utama

Policy Route MikroTik Kadang Jalan Kadang Tidak? Cek FastTrack

Jalan di paket pertama terus berhenti, tanpa satu pun pesan error. Tersangkanya hampir selalu FastTrack.

Gejalanya khas dan bikin capek. Policy route dipasang, dites, berhasil. Beberapa menit kemudian traffic-nya balik lagi lewat jalur lama. Dicoba lagi, berhasil lagi. Nggak ada pesan error di mana pun.

Tersangka pertamanya hampir selalu satu baris yang nggak ada hubungannya sama routing.

FastTrack ngelewatin mangle

FastTrack itu jalan pintas. Koneksi yang udah dikenali diterusin tanpa lewat pemeriksaan penuh. Bikin router jauh lebih enteng, makanya jadi rule default di konfigurasi standar MikroTik.

Konsekuensinya: koneksi yang di-fasttrack nggak lewat mangle sama sekali.

Paket pertama masih lewat, jadi penandaannya kena. Habis koneksinya dikenali, sisanya loncat, dan penandaan rutenya ilang.

Itu yang bikin "berhasil terus berhenti".

Cek pakai:

/ip firewall filter print where action=fasttrack-connection

Jalan keluarnya matiin rule itu, atau kecualiin koneksi yang udah bertanda. Matiin FastTrack naikin beban CPU, dan di perangkat kecil dengan traffic gede itu kerasa. Pertukaran ini harus disadari, jangan sampai ketemunya belakangan.

Tandain koneksi dulu, baru tandain rutenya

Dua langkah, bukan satu. Ini yang kedua paling sering salah.

/ip firewall mangle
add chain=prerouting src-address=192.168.88.0/24 \
    action=mark-connection new-connection-mark=wan2-conn passthrough=yes
add chain=prerouting connection-mark=wan2-conn \
    action=mark-routing new-routing-mark=wan2 passthrough=no

Penandaan koneksi dikerjain sekali di awal. Penandaan rute dibaca tiap paket.

Nandain rute langsung tanpa lewat connection mark bikin paket balasan kehilangan jejak jalur yang dipakai paket pertamanya, dan koneksinya putus di tengah.

Beda RouterOS 6 sama 7, dan cara gagalnya yang diam

Ini menu yang paling berubah antara dua versi.

RouterOS 6:

/ip route add ... routing-mark=wan2
/ip route rule add src-address=... table=wan2 action=lookup

RouterOS 7:

/routing table add name=wan2 fib
/ip route add ... routing-table=wan2
/routing rule add src-address=... action=lookup table=wan2

Tiga hal berubah sekaligus. Tabelnya harus dibikin sendiri dulu, nama parameternya ganti, dan menu rule-nya pindah tempat.

Nempel script v6 ke v7 nggak ngasilin satu pesan error yang jelas. Sebagian baris keterima, sebagian ditolak, dan yang sisa itu routing setengah jadi. Jauh lebih susah ditelusuri daripada routing yang jelas mati.

Dan tanpa fib, tabel di v7 kebentuk tapi nggak dipakai buat nerusin paket. Rutenya masuk ke situ, dan nggak ada yang kejadian.

Generator Routing MikroTik nulis bentuk yang bener buat versi yang Anda pilih.

Urutan ngecek kalau masih nggak jalan

  1. /ip firewall mangle print stats, counter-nya nambah nggak. Kalau nol, rule-nya nggak pernah kena.
  2. /ip route print where comment~"CoreNet", rutenya bertanda A alias aktif nggak.
  3. /ip firewall filter print where action=fasttrack-connection.
  4. Dari perangkat di subnet sumber, buka situs cek IP publik. Alamat yang muncul harus alamat WAN kedua.

Baca juga

Semua artikel