Tabel rute isinya empat puluh baris. Address-list firewall isinya lebih banyak lagi. Padahal blok-bloknya bersebelahan.
Menggabungkannya bisa, dan hasilnya rapi. Tapi ada dua syarat yang kalau dilanggar, hasilnya bukan cuma salah — dia nyakup alamat yang bukan punya Anda.
Syarat pertama: jumlahnya pangkat dua
Dua blok /24 bisa jadi satu /23. Empat blok /24 bisa jadi satu /22. Delapan jadi /21.
Tiga blok /24? Nggak bisa jadi satu. Harus dipecah: satu /23 plus satu /24.
Polanya: tiap naik satu tingkat (angka prefix turun satu), blok yang tercakup jadi dua kali lipat.
| Digabung | Hasilnya | Jumlah alamat |
|---|---|---|
| 2 x /24 | /23 | 512 |
| 4 x /24 | /22 | 1.024 |
| 8 x /24 | /21 | 2.048 |
| 2 x /30 | /29 | 8 |
Syarat kedua: blok pertamanya harus sejajar
Ini yang paling sering dilanggar, dan yang paling mahal.
Blok gabungan harus dimulai di kelipatan ukurannya sendiri.
Boleh:
192.168.0.0/24 + 192.168.1.0/24 = 192.168.0.0/23
Bener, karena 0 itu kelipatan 2.
Nggak boleh:
192.168.1.0/24 + 192.168.2.0/24
Keduanya bersebelahan, tapi 1 bukan kelipatan 2. Kalau dipaksa jadi 192.168.0.0/23, yang tercakup malah 192.168.0.0 sampai 192.168.1.255 — jadi 192.168.2.0/24 nggak ikut, dan 192.168.0.0/24 yang bukan punya Anda malah ikut.
Kalau dipaksa jadi 192.168.0.0/22, tercakuplah empat blok sekaligus: 0, 1, 2, dan 3. Dua di antaranya bukan milik Anda.
Kenapa ini berbahaya, bukan cuma salah
Di tabel rute, blok kelebihan artinya Anda ngarahin lalu lintas milik orang lain ke jalur Anda. Paling ringan: pelanggan nggak bisa akses alamat itu.
Di firewall, akibatnya lebih halus dan lebih lama ketahuannya:
- Aturan blokir yang kelebihan cakupan bakal ngeblokir alamat yang seharusnya jalan. Keluhannya muncul acak, dari pelanggan yang kebetulan nyoba alamat itu.
- Aturan izinkan yang kelebihan cakupan ngasih akses ke alamat yang nggak pernah Anda maksudkan. Ini nggak nimbulin keluhan sama sekali — dan itu justru yang bikin bahaya.
Yang kedua nggak akan pernah dilaporin siapa pun.
Cara ngeceknya cepat tanpa ngitung biner
Buat blok /24 yang mau digabung jadi /23: oktet ketiganya harus genap di blok pertama. 0 dan 1 boleh, 2 dan 3 boleh, tapi 1 dan 2 nggak.
Buat /22: oktet ketiga blok pertama harus kelipatan 4 — 0, 4, 8, 12, dan seterusnya.
Buat /21: kelipatan 8.
Polanya sama: kelipatan dari jumlah blok yang digabung.
Penggabung Subnet dan Supernet ngerjain ini otomatis: masukin daftar blok, dia nyusun gabungan seminimal mungkin dan nolak gabungan yang bakal nyakup kelebihan.
Kapan sebaiknya nggak digabung
Bukan tiap daftar panjang perlu diringkas.
Address-list MikroTik yang isinya ratusan baris nggak bikin router berat — pencocokannya pakai struktur data yang cepat, dan menambah satu baris nyaris nggak nambah beban. Ngeringkasnya cuma bikin enak dibaca manusia.
Yang beneran perlu diringkas: tabel routing yang dipakai protokol dinamis, dan aturan firewall yang dievaluasi berurutan satu per satu.
Bacaan lanjutan: Address list MikroTik buat cara ngerapihin firewall tanpa harus ngegabungin subnet sama sekali, dan Subnetting: kenapa /24 bukan selalu jawabannya buat sisi sebaliknya — mecah, bukan gabung.