Lompat ke konten utama

Kalkulator Subnet IPv6

Hitung prefiks IPv6 tanpa salah menyingkat alamat

Uraikan alamat IPv6 dalam bentuk penuh dan ringkas, hitung batas prefiks, jumlah /64 di dalamnya, dan pecah menjadi subnet yang lebih kecil. Seluruh hitungan memakai BigInt, jadi tetap tepat sampai 128 bit.

Boleh disingkat dengan ::, atau ditulis penuh.
Hasil

Seluruh perhitungan berjalan di browser Anda. Alamat IP, nama interface, dan password yang Anda masukkan tidak pernah dikirim ke server CoreNet.

Mengapa kalkulator IPv4 tidak bisa dipakai untuk IPv6

Bukan sekadar soal panjang alamat. Kalkulator yang ditulis dengan tipe bilangan biasa akan tampak benar pada prefiks kecil lalu meleset diam-diam pada prefiks besar, karena bilangan JavaScript hanya aman sampai 53 bit sedangkan IPv6 memakai 128 bit. Tool ini memakai BigInt dari awal sampai akhir — tidak ada titik di mana angkanya dibulatkan.

Kesalahan semacam itu jenis yang paling sulit ditemukan, karena tidak pernah melempar pesan error. Angkanya keluar, terlihat masuk akal, dan salah.

Bentuk ringkas yang benar

IPv6 punya aturan penulisan resmi (RFC 5952) yang sering dilanggar bahkan oleh tools berbayar:

  • Nol di depan tiap blok dibuang: 0db8 menjadi db8.
  • Hanya deret nol terpanjang yang boleh diganti ::.
  • Bila ada dua deret sama panjang, yang pertama yang diganti.

Menyingkat deret yang salah menghasilkan alamat yang tetap sah tetapi berbeda tulisan dari yang ditampilkan perangkat. Saat menelusuri masalah, dua tulisan berbeda untuk satu alamat yang sama membuat pencarian di log tidak menemukan apa-apa.

Soal /64 — yang paling sering ditanyakan

Bagi yang datang dari IPv4, memberi satu jaringan pengguna sebanyak 2^64 alamat terasa boros sampai mengganggu. Tetapi /64 bukan pemborosan, melainkan syarat: SLAAC — cara perangkat menyusun alamatnya sendiri tanpa DHCP — bekerja dengan menaruh 64 bit identitas perangkat di separuh belakang alamat. Prefiks yang lebih kecil daripada /64 mematikan mekanisme itu, dan seluruh perangkat di jaringan tersebut harus dipaksa memakai DHCPv6.

Yang dijatah hemat bukan alamat, melainkan prefiks. Pelanggan rumahan lazim menerima /56 atau /48, dan dari sana dipecah menjadi beberapa /64 — satu untuk tiap VLAN.

Pengecualian: /127 antar router

Satu-satunya tempat prefiks sangat kecil dianjurkan adalah link point-to-point antar router (RFC 6164) — padanan /31 di IPv4. Di sana tidak ada perangkat pengguna, jadi SLAAC memang tidak diperlukan.

Cara memakai

  1. Tempel alamat IPv6 dalam bentuk apa pun — disingkat dengan :: atau ditulis penuh.
  2. Isi panjang prefiksnya.
  3. Bila perlu, pilih prefiks pemecahan untuk melihat daftar subnet di dalamnya.

Hasilnya menyertakan baris /ipv6 address add yang siap ditempel ke MikroTik.

Pertanyaan yang sering diajukan

Kenapa alamat 2001:db8:… selalu dipakai contoh? Blok 2001:db8::/32 memang dicadangkan khusus untuk dokumentasi (RFC 3849). Alamat itu tidak dirutekan di internet, jadi aman dipakai dalam tulisan tanpa mengganggu jaringan orang lain.

Apakah IPv6 masih perlu NAT? Tidak, dan itu justru intinya. Setiap perangkat mendapat alamat yang dapat dirutekan. Yang menggantikan peran NAT sebagai pengaman adalah firewall — bukan penyembunyian alamat.

Perlukah mematikan IPv4 setelah memakai IPv6? Tidak. Hampir semua jaringan menjalankan keduanya berdampingan (dual stack) untuk waktu yang lama.

Lanjut ke