Lompat ke konten utama

Simple Queue MikroTik: Target, Max Limit, dan Urutan yang Menentukan

Simple Queue sudah dipasang 5 Mbps, tapi pelanggan tetap dapat lebih. Biasanya bukan angkanya yang salah, melainkan urutan aturannya.

Simple Queue sudah dibuat, isinya 5 Mbps, dan pelanggan tetap dapat lebih dari itu. Atau sebaliknya — semua pelanggan mendadak lambat padahal cuma satu yang dibatasi.

Angkanya jarang jadi penyebab. Yang jadi penyebab hampir selalu tiga hal: target yang salah, urutan yang salah, dan FastTrack.

Target harus alamat, bukan interface

Simple Queue membatasi apa yang Anda tulis di kolom Target. Isinya IP pelanggan, atau subnet, atau daftar beberapa alamat sekaligus.

Yang sering dilakukan orang: mengisi Target dengan interface. Itu diterima router tanpa protes, tapi artinya berubah total — yang dibatasi jadi seluruh lalu lintas interface itu, bukan pelanggan tertentu. Satu pelanggan yang mengunduh besar akan menyeret semua orang di interface yang sama.

Arah upload dan download dilihat dari sisi router

Kolomnya sepasang, dan dua-duanya dibaca dari sudut pandang router, bukan pelanggan:

  • Target Upload — dari pelanggan ke arah internet
  • Target Download — dari internet ke arah pelanggan

Terbalik memasang keduanya adalah kesalahan yang bertahan lama tanpa ketahuan, karena angkanya tetap membatasi sesuatu. Yang membongkarnya biasanya pelanggan yang bilang unduhnya cepat tapi unggahnya nggak masuk akal.

Urutan queue menentukan siapa yang kena

Ini bagian yang paling sering bikin queue kelihatan nggak berpengaruh.

Simple Queue dibaca dari atas ke bawah, dan queue pertama yang cocok dengan sebuah paket yang menang. Yang di bawahnya nggak akan pernah kena paket itu lagi.

Akibatnya: kalau Anda punya satu queue besar untuk seluruh subnet pelanggan di urutan atas, lalu queue per pelanggan di bawahnya, maka queue per pelanggan itu nggak pernah jalan. Semuanya sudah ditangkap yang di atas.

Urutan yang benar selalu dari yang paling sempit ke yang paling luas: queue per pelanggan dulu, baru queue payung untuk sisanya.

Generator Simple Queue MikroTik nyusun daftarnya sekaligus urutannya, jadi queue per pelanggan nggak ketimbun queue payung.

Limit At dan Max Limit itu dua janji yang berbeda

KolomArtinya
Limit Atjaminan minimum — dijamin dapat segini walau jaringan padat
Max Limitbatas atas — nggak akan lebih dari segini walau jaringan kosong

Yang berbahaya Limit At, karena dia janji. Kalau uplink Anda 100 Mbps dan Anda memberi Limit At 5 Mbps kepada seratus pelanggan, Anda sudah menjanjikan 500 Mbps dari kapasitas 100 Mbps. Router akan mencoba menepatinya, dan hasilnya semua orang molor sedikit-sedikit tanpa ada satu pun yang jelas salahnya.

Aman: jumlah seluruh Limit At jangan melebihi kapasitas uplink. Kalau ragu, kosongkan saja Limit At dan pakai Max Limit saja. Menghitung kapasitas yang wajar dibahas di cara menghitung kebutuhan bandwidth RT/RW Net.

Burst bikin speedtest bagus, bukan jaringan bagus

Burst mengizinkan pelanggan menembus Max Limit selama beberapa detik pertama. Halaman web terasa lebih ringan, dan angka speedtest kelihatan cantik.

Yang perlu disadari: speedtest umumnya cuma berjalan sepuluh sampai lima belas detik. Kalau burst Anda kepanjangan, yang diukur pelanggan itu burst-nya, bukan paket yang dia beli. Nanti waktu dia mengunduh file besar dan angkanya jatuh ke Max Limit, dia akan merasa dikurangi.

Kalau queue-nya sama sekali nggak berpengaruh

Sebelum mencurigai angkanya, periksa FastTrack. Aturan FastTrack di firewall melewatkan koneksi supaya router lebih ringan — dan koneksi yang dilewatkan itu nggak mampir ke queue sama sekali.

Ini penyebab paling umum dari queue yang kelihatan mati total, dan gejalanya menyesatkan karena queue-nya tetap tampil di daftar dengan angka byte yang jalan pelan-pelan. Cara memastikannya dibahas di Queue Tree MikroTik tidak ada pengaruhnya — sebabnya sama persis untuk Simple Queue.

Kapan Simple Queue nggak cukup lagi

Simple Queue enak dipakai selama pelanggannya masih bisa didaftar satu per satu. Di angka ratusan, daftar itu jadi beban tersendiri — buat Anda maupun buat CPU router.

Titik pindahnya, dan apa yang Anda tukar dengan pindah, dibahas di Simple Queue atau Queue Tree?. Kalau sudah memutuskan pindah, Generator Queue Tree dan PCQ nyusun struktur PCQ-nya sekaligus mangle yang dibutuhkan.

Semua artikel