Generator Queue Tree & PCQ MikroTik
Pisahkan jatah sosmed, video, game, dan browsing — dengan prioritas
Susun queue tree bertingkat lengkap dengan mangle penanda dan PCQ. Video tidak lagi menelan jatah semua orang, dan browsing tetap terasa cepat walau jalur padat.
Tempelkan ke New Terminal pada Winbox, atau upload filenya lalu jalankan /import file-name=nama.rsc.
Seluruh perhitungan berjalan di browser Anda. Alamat IP, nama interface, dan password yang Anda masukkan tidak pernah dikirim ke server CoreNet.
Masalah yang diselesaikan
Satu orang memutar video 4K, dan seisi kantor merasa internet mati. Satu orang mengunduh file besar, dan panggilan Zoom orang lain putus-putus.
Membatasi tiap orang dengan Simple Queue memang menolong, tetapi tidak menjawab persoalan sebenarnya: tidak semua traffic sama pentingnya. Membuka halaman web membutuhkan sedikit kapasitas tetapi harus segera; menonton video membutuhkan banyak tetapi boleh menunggu sedetik.
Queue tree memisahkan keduanya.
Jaminan, batas atas, dan prioritas
Tiga angka yang menentukan segalanya, dan sering tertukar artinya:
limit-at(jaminan) — jatah yang selalu didapat kategori itu, walau jalur padatmax-limit(batas atas) — sejauh mana ia boleh naik ketika jalur lengangpriority— siapa menang memperebutkan sisa. 1 tertinggi, 8 terendah
Tool ini memberi setiap kategori max-limit sebesar kapasitas penuh. Jadi ketika kantor sepi, video tetap boleh memakai seluruh jalur. Pembatasan baru terasa saat jalur benar-benar diperebutkan — dan itulah yang diinginkan.
Kesalahan nomor satu
Jumlah limit-at seluruh anak melebihi max-limit induknya.
RouterOS menerimanya tanpa mengeluh sedikit pun. Tetapi jaminan yang Anda tulis tidak pernah benar-benar dipenuhi, karena memang tidak ada kapasitas untuk memenuhinya. Tidak ada pesan error, tidak ada peringatan — hanya pembagian yang terasa "kurang beres" tanpa sebab yang jelas.
Tool ini menjumlahkannya di layar sambil Anda mengetik, dan menolak menghasilkan script bila melebihi 100%.
Kesalahan nomor dua: FastTrack
Koneksi yang di-fasttrack melewati mangle dan queue sepenuhnya.
Ini sebab paling sering "queue tree sudah dipasang tapi tidak ada pengaruhnya". Aturannya benar semua, penandanya benar semua, tetapi traffic-nya tidak pernah lewat sana.
Script yang dihasilkan halaman ini mematikan FastTrack di baris pertama. Konsekuensinya jujur: pemakaian CPU router akan naik. Itu harga yang harus dibayar untuk pembentukan traffic — tidak bisa punya keduanya.
Kesalahan nomor tiga: PCQ classifier terbalik
PCQ membagi rata satu jatah di antara pelanggan yang sedang memakai. Yang menentukan "siapa" adalah classifier:
- Unduhan →
dst-address— alamat tujuan, yaitu pelanggan - Unggahan →
src-address— alamat asal, yaitu pelanggan
Tertukar, seluruh traffic jatuh ke satu queue dan pembagian rata tidak berfungsi sama sekali. Gejalanya halus: sepertinya bekerja, tetapi satu orang masih bisa menghabiskan jatah kategorinya.
Kategori dan cara mengenalinya
| Kategori | Dikenali dari |
|---|---|
| Prioritas | Port DNS, ICMP, SSH, RDP, Winbox, VoIP |
| Game | Port UDP yang lazim dipakai judul populer |
| Media sosial | Nama domain pada TLS — Facebook, Instagram, TikTok, X |
| Video | Nama domain pada TLS — YouTube, Netflix, Twitch, Vidio |
| Browsing | Sisa traffic web yang belum bertanda |
| Lain-lain | Penampung sisa — unduhan besar, update, torrent |
Pengenalan game lewat port tidak pasti. Port berubah antar judul dan antar update, dan sebagian bertumpang tindih dengan traffic lain. Anggap ini perkiraan yang berguna, bukan kepastian — dan itu sebabnya kategori Game diberi jaminan kecil dengan prioritas tinggi, bukan jatah besar.
Kenapa urutan mangle penting
Aturan browsing wajib berada di bawah aturan sosmed dan video. Diletakkan di atas, ia akan menandai traffic Facebook sebagai "browsing" lebih dulu — dan aturan sosmed di bawahnya tidak pernah kena.
RouterOS memeriksa dari atas ke bawah dan berhenti pada yang pertama cocok, sama seperti firewall. Generator ini menyusun urutannya untuk Anda.
Memeriksa hasilnya
/ip firewall mangle print stats
/queue tree print statsAturan mangle dengan hitungan paket nol berarti tidak pernah cocok. Kalau semuanya nol, hampir pasti FastTrack masih menyala.
Pada queue tree, kolom rate menunjukkan pemakaian sekarang dan queued-bytes menunjukkan ada yang benar-benar ditahan — bukti antreannya bekerja.
Uji paling sederhana: putar video sambil membuka halaman web. Halaman harus tetap terbuka cepat.
Yang jujur perlu diketahui
Pembentukan traffic hanya bekerja pada arah yang keluar dari router. Untuk unduhan, paketnya sudah terlanjur melewati jalur uplink sebelum router sempat mengaturnya. Yang sebenarnya terjadi: router menahan sebagian, lalu pengirim di seberang melambat sendiri karena merasa jalur penuh.
Efektif — tetapi bukan keajaiban. Bila uplink Anda memang kurang, queue tree tidak menambah kapasitas. Hitung dulu kebutuhannya dengan Kalkulator Kapasitas Uplink.
Pengenalan sosmed dan video bergantung pada nama domain di TLS. Ketika Encrypted Client Hello meluas, cara ini berhenti bekerja dan traffic tersebut jatuh ke kategori Lain-lain.
Beda RouterOS v6 dan v7
Untuk queue tree, mangle, dan PCQ, tidak ada bedanya — perintahnya sama persis di kedua versi.
Pertanyaan yang sering diajukan
Queue tree atau Simple Queue? Bukan pilihan salah satu. Simple Queue membatasi per pelanggan; queue tree membagi per jenis traffic. Banyak jaringan memakai keduanya. Bila hanya butuh batas per pelanggan, Simple Queue lebih sederhana.
Kenapa dua pohon terpisah? Karena unduhan dan unggahan keluar lewat interface yang berbeda. Memakai interface sebagai induk membuat arahnya tidak mungkin tertukar.
Apakah membebani CPU? Ya, terutama karena FastTrack harus dimatikan. Pada router kecil dengan ratusan pelanggan, perhatikan /system resource print. Bila CPU menyentuh 100%, kurangi jumlah aturan mangle atau naikkan kelas perangkatnya.