Lompat ke konten utama

Generator Voucher & User Hotspot Massal

Lima ratus voucher sekali klik, beserta cara menghapusnya kelak

Buat sampai 500 user hotspot sekaligus: kode acak, masa aktif, kuota, dan profil. Keluar script siap tempel ke terminal plus daftar voucher yang bisa dicetak. Kodenya dibuat di browser Anda dan tidak pernah dikirim ke server mana pun.

Maksimum 500 per batch.
Di bawah 6 mudah ditebak.
Angka saja lebih cepat diketik di ponsel.
Mis. vc. Boleh dikosongkan.

Harus sudah ada di router. Buat dulu lewat Generator Hotspot.
all berarti berlaku di semua server.
Masuk ke comment — dipakai untuk menghapus batch ini kelak.

Dihitung dari pemakaian, bukan tanggal beli.
Defaultnya satu kode dipakai sebagai nama dan password sekaligus — pelanggan cukup mengetik sekali.
Hasil

Seluruh perhitungan berjalan di browser Anda. Alamat IP, nama interface, dan password yang Anda masukkan tidak pernah dikirim ke server CoreNet.

Yang dihasilkan

Dua hal sekaligus, dari satu formulir:

  1. Script RouterOS berisi satu baris /ip hotspot user add per voucher, siap disalin dan ditempel ke terminal atau jendela New Terminal di Winbox.
  2. Daftar voucher siap cetak — nomor, kode, masa aktif, dan kuota dalam tabel. Tekan Ctrl+P, potong, bagikan.

Kodenya diacak di browser Anda memakai pembangkit acak kriptografis (crypto.getRandomValues), bukan pola berurutan yang mudah ditebak orang berikutnya.

Kode Anda tidak pernah meninggalkan browser

Perlu dinyatakan terang karena ini kredensial, bukan hasil hitungan biasa.

Seluruh tools CoreNet dilarang memanggil fetch() — itu aturan arsitektur, bukan janji pemasaran, dan akibatnya dapat Anda periksa sendiri: buka tab Network di browser, buat 500 voucher, dan tidak akan ada satu permintaan pun yang keluar. Formulirnya juga tidak pernah masuk ke URL, jadi tidak ada kode yang tertinggal di riwayat browser.

Yang tetap perlu Anda jaga: begitu tercetak atau ter-screenshot, siapa pun yang melihatnya dapat memakainya. Cetak, bagikan, lalu tutup tabnya.

Isi comment-nya. Ini yang paling sering disesali

Setiap voucher yang dibuat tool ini membawa comment="nama-batch", dan itu bukan hiasan.

Enam bulan lagi, saat router Anda berisi tiga ribu user dari sepuluh kali cetak, satu-satunya cara menghapus batch bulan Maret tanpa menyentuh yang lain adalah:

/ip hotspot user remove [find comment="voucher-maret"]

Tanpa comment, yang tersisa hanyalah menghapus satu per satu atau mengosongkan semuanya. Orang biasanya menyadari ini pada saat yang paling tidak nyaman.

Tool ini menuliskan baris penghapusan itu sebagai komentar di kepala script, supaya ia tersimpan bersama voucher-nya.

limit-uptime dihitung dari PEMAKAIAN, bukan dari tanggal beli

Ini kesalahpahaman yang paling sering menimbulkan keluhan pelanggan.

Voucher "1 hari" tidak kedaluwarsa 24 jam sesudah dibeli. Ia memberi 24 jam waktu pakai terakumulasi. Pelanggan yang login sepuluh menit hari ini dan sepuluh menit besok masih punya sisa 23 jam 40 menit — sampai bertahun-tahun kemudian.

Kalau yang Anda inginkan benar-benar "berlaku sampai besok", limit-uptime bukan alatnya. Yang dipakai untuk itu:

  • /ip hotspot user profile dengan shared-users dan penjadwalan tersendiri, atau
  • scheduler yang menghapus batch itu pada tanggal tertentu:
/system scheduler add name=hapus-voucher-maret start-date=apr/01/2026 start-time=00:00:00 \
  on-event="/ip hotspot user remove [find comment=\"voucher-maret\"]"

Menjelaskan bedanya di awal jauh lebih murah daripada meladeni pelanggan yang merasa vouchernya hangus terlalu cepat — atau yang memakai voucher setahun lalu dan masih bisa masuk.

Profilnya harus sudah ada lebih dulu

profile= menunjuk profil yang sudah terdaftar di router. Bila belum ada, RouterOS menolak setiap baris dengan input does not match any value of profile — dan karena scriptnya panjang, pesan itu terulang ratusan kali dan mudah disangka scriptnya rusak.

Periksa dulu:

/ip hotspot user profile print

Profil itulah yang memegang batas kecepatan dan jumlah perangkat per voucher, bukan user-nya. Susun profilnya dengan Generator Hotspot MikroTik, lalu kembali ke sini untuk mengisi penggunanya.

Kenapa huruf i, l, o, angka 0 dan 1 tidak pernah muncul

Voucher dibaca dari kertas — sering hasil cetakan yang tintanya sudah menipis — lalu diketik di papan tuntas ponsel.

Pada hampir semua fon, 1 dan l nyaris kembar, begitu pula 0 dan O. Satu karakter yang salah dibaca berarti satu panggilan ke operator, dan operator itu Anda. Membuang lima karakter dari kumpulan hanya mengurangi sedikit jumlah kombinasi; jauh lebih murah daripada menerima telepon.

Panjang kode bukan soal selera

Ini pemeriksaan yang jarang ada di generator lain, dan akibatnya paling nyata.

Halaman login hotspot tidak membatasi jumlah percobaan. Tidak ada penundaan setelah gagal, tidak ada blokir. Jadi kode empat angka — sepuluh ribu kombinasi — pada jaringan berisi 300 voucher aktif berarti satu tebakan berhasil rata-rata setiap 33 percobaan. Itu dapat diselesaikan sambil menunggu kopi.

Tool ini memperingatkan bila ruang kode kurang dari seratus kali jumlah voucher. Sebagai pegangan:

PanjangAngka sajaHuruf + angka
410 ribu923 ribu
5100 ribu28,6 juta
61 juta887 juta
8100 juta852 miliar

Enam karakter huruf+angka aman untuk hampir semua RT/RW Net. Angka saja lebih cepat diketik, tetapi ambil delapan digit bila memakainya.

Pertanyaan yang sering diajukan

Kenapa dibatasi 500 per sekali buat? Bukan batas teknis. Di atas itu daftarnya tidak lagi masuk cetakan yang wajar dan batch-nya jadi sulit dilacak. Buat beberapa batch dengan nama berbeda — dan justru itu yang membuat penghapusannya kelak tetap mungkin.

Bisakah satu voucher dipakai beberapa perangkat sekaligus? Bisa, tetapi bukan di sini. Itu diatur shared-users pada profil, bukan pada user. Defaultnya 1, dan menaikkannya berarti satu voucher dipakai bergantian oleh beberapa orang.

Apakah kode yang sama bisa muncul dua kali? Tidak dalam satu batch — tool ini menolak duplikat sebelum menampilkannya. Antar batch, peluangnya ada, dan RouterOS akan menolak baris yang namanya sudah dipakai. Prefix batch yang berbeda menutup kemungkinan itu.

Passwordnya sama dengan kodenya, apakah itu aman? Untuk voucher hotspot, ya, dan itu memang lazim: yang menjadi rahasianya adalah kodenya itu sendiri. Satu kolom untuk diketik berarti separuh lebih sedikit kesalahan pengetikan. Bila Anda tetap ingin memisahkannya, ada centangnya.

Kenapa tidak ada pilihan versi RouterOS? Karena /ip hotspot user add beserta limit-uptime dan limit-bytes-total bentuknya sama di v6 dan v7. Menyediakan pilihan yang tidak mengubah apa pun hanya membuat orang mengira ada bedanya.

Apakah data saya dikirim ke server? Tidak. Seluruh pembuatan kode berjalan di browser Anda.