Lompat ke konten utama

Generator DHCP Server MikroTik

Pool, server, dan keterangan jaringan — bagian yang sering terlupa

Susun DHCP server lengkap beserta pool, keterangan gateway dan DNS, serta daftar perangkat beralamat tetap. Menolak pool yang bentrok dengan alamat router atau alamat tetap.

Versi RouterOS
Script menyesuaikan sendiri. Bila sebuah bagian sama di kedua versi, hasilnya akan mengatakannya.

Tidak yakin versi Anda? Jalankan /system resource print di terminal, lihat baris version.

Lengkap dengan prefiksnya.
Alamat di bawahnya disisakan untuk perangkat tetap.

Satu per baris: mac=alamat,nama. Kosongkan bila tidak dipakai.
Diperlukan bila DNS pelanggan diarahkan ke router.

Tempelkan ke New Terminal pada Winbox, atau upload filenya lalu jalankan /import file-name=nama.rsc.

Seluruh perhitungan berjalan di browser Anda. Alamat IP, nama interface, dan password yang Anda masukkan tidak pernah dikirim ke server CoreNet.

Tiga objek yang harus cocok

DHCP di RouterOS bukan satu perintah, melainkan tiga objek terpisah:

  1. /ip pool — kumpulan alamat yang boleh dibagikan
  2. /ip dhcp-server — mengikat pool itu ke sebuah interface
  3. /ip dhcp-server network — memberi tahu gateway dan DNS

Yang paling sering terlupa: objek ketiga

Tanpa /ip dhcp-server network, perangkat tetap mendapat alamat — tetapi tidak tahu ke mana mengirim paket keluar.

Gejalanya: terhubung ke Wi-Fi, ikon jaringan normal, alamat IP muncul, tetapi tidak ada internet sama sekali. Persis seperti gangguan uplink, padahal bukan.

Bila Anda pernah menghabiskan sore memeriksa kabel dan modem karena gejala ini, kemungkinan besar ini sebabnya.

Pool tidak boleh memuat alamat router

Kedengarannya jelas, tapi mudah terjadi saat rentang diketik manual. Akibatnya ada perangkat yang menerima alamat yang sama dengan gateway-nya, dan jaringan menjadi kacau secara berkala — hanya ketika perangkat itu menyala.

Generator ini menolak konfigurasi semacam itu dan mengatakan alasannya.

Alamat tetap diletakkan di luar pool

Perangkat yang alamatnya harus tetap — printer, CCTV, server, access point — sebaiknya diberi alamat di bawah rentang pool.

Menaruhnya di dalam pool bisa berjalan, tetapi menimbulkan bentrok ketika perangkat lain sudah lebih dulu memegang alamat itu. Generator ini juga menolak keadaan tersebut.

Kebiasaan yang rapi: .1 router, .2.99 perangkat tetap, .100 ke atas pool DHCP. Itulah default pada formulir ini.

Masa sewa

Masa sewaCocok untuk
30 menitHotspot, jaringan tamu — perangkat datang dan pergi
8 jamKantor — satu hari kerja
1 hariRumahan
3 hariPerangkat yang menetap

Masa sewa pendek membuat alamat cepat kembali ke pool, tetapi menambah traffic DHCP. Untuk jaringan kecil, perbedaannya tidak terasa.

Beda RouterOS v6 dan v7

Untuk DHCP server, tidak ada bedanya. Ketiga objeknya sama persis di kedua versi.

Pertanyaan yang sering diajukan

Perangkat tidak mendapat alamat sama sekali. /ip dhcp-server lease print — bila kosong padahal perangkat tersambung, periksa apakah ada DHCP server lain di jaringan yang sama. Dua DHCP server dalam satu jaringan saling berebut, dan yang menang berganti-ganti. Ini masalah yang sangat sering terjadi saat modem dari penyedia jasa internet masih menyalakan DHCP-nya sendiri.

Bisa beberapa DHCP server dalam satu router? Bisa, satu per interface. Untuk VLAN, lihat generator VLAN yang membuatkan DHCP tiap VLAN sekaligus.

Bagaimana memaksa perangkat memakai DNS router? Isi kolom DNS dengan alamat router, lalu nyalakan pilihan DNS resolver. Untuk memaksa perangkat yang menyetel DNS sendiri, pakai Port Redirect pada generator NAT.